Bittime Mencatat Peningkatan Nilai Aset Bitcoin Hingga 3,21% Setelah De-Eskalasi Geopolitik Timur Tengah
4 mins read

Bittime Mencatat Peningkatan Nilai Aset Bitcoin Hingga 3,21% Setelah De-Eskalasi Geopolitik Timur Tengah


24 Maret 2026 19:06
.
3 menit membaca

Iklan pemilu

Jakarta, 24 Maret 2026 – Pasar aset kripto menunjukkan penguatan yang signifikan, dengan Bitcoin ($BTC) dan sejumlah aset kripto utama lainnya meningkat sekitar 5% pada 23 Maret 2026 menyusul pernyataan Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengenai penundaan serangan terhadap infrastruktur Iran. Bertepatan dengan ini, volume perdagangan harian di Bittime menunjukkan dominasi aset Bitcoin ($BTC) dan $USDT yang masih mendominasi perdagangan aset kripto di Indonesia.

Lebih lanjut, mitigasi risiko geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran sekali lagi menegaskan bahwa pasar aset kripto sangat responsif terhadap perkembangan makroekonomi dan politik global. Hal ini menunjukkan bahwa deeskalasi geopolitik dapat menjadi katalisator pemulihan harga dan memperkuat momentum aset kripto.

Pada saat deeskalasi terjadi, investor cenderung masuk kembali ke pasar, sehingga mendorong permintaan terhadap aset digital utama seperti $BTC dan $USDT sebagai bagian dari strategi manajemen portofolio. Perkembangan ini sekali lagi menegaskan bahwa faktor makro dan geopolitik berperan dalam mempengaruhi pergerakan sentimen pasar.

Di sisi lain, berdasarkan data on-chain yang diekspos oleh analis CryptoQuant melalui pasokan $BTC yang dipegang oleh pemegang jangka panjang atau Pemegang jangka panjang (LTH) sebenarnya mengalami peningkatan pesat menjadi $332,000 BTC pada bulan terakhir tahun 2026.

Baca juga Stasiun KCIC Karawang Dibuka, Permintaan Pembelian Proyek Properti Parkland Podomoro Meningkat Signifikan

Hal ini menunjukkan adanya perubahan sentimen dimana investor optimis dan terus meningkatkan kepemilikannya meskipun kondisi pasar penuh ketidakpastian, yang juga mencerminkan tingkat toleransi risiko yang lebih tinggi ke depannya.

Hal ini sejalan dengan aktivitas perdagangan di platform perdagangan Bittime yang mencatat bahwa $BTC dan $USDT tetap menjadi aset kripto dengan volume perdagangan atau tertinggi. aset perdagangan utama untuk investor minggu lalu.

Baca juga Tujuh megaproyek Sumut ditawarkan kepada calon investor

Penggunaan trading pair IDR/USDT juga menjadi pilihan utama banyak pelaku pasar untuk menjaga nilai asetnya di tengah ketidakpastian perekonomian global.

Dominasi aktivitas perdagangan $BTC dan $USDT di platform Bittime mencerminkan strategi investor yang cenderung mencari perlindungan ketika pasar berada di bawah tekanan yang kuat. Kehadiran $USDT yang dipadukan dengan Rupiah memudahkan investor lokal melakukan transaksi cepat tanpa harus terpapar fluktuasi nilai tukar dolar yang tidak menentu.

Sebagai platform perdagangan aset kripto yang diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan sebagai Dealer Aset Keuangan Digital (PAKD), Bittime berkomitmen untuk terus menyediakan ekosistem perdagangan yang aman, transparan, dan mudah diakses bagi investor di Indonesia.

Namun, investasi tidak boleh didasarkan pada tren, melainkan pada pemahaman dan fundamental di baliknya. Oleh karena itu, pendidikan berkelanjutan dalam manajemen risiko dan analisis fundamental makroekonomi memberikan landasan utama untuk membangun portofolio investasi yang sehat dan berkelanjutan di era digital.

Baca juga FlazzTax menyoroti peluang pembebasan pajak bagi investor di Trade Expo Indonesia 2025

Tentu saja, harus dipahami bahwa aset kripto memiliki risiko tinggi, termasuk fluktuasi harga, kerugian modal, risiko likuiditas, risiko teknologi dan peraturan yang menjadi tanggung jawab pengguna secara pribadi. Untuk itu, sangat penting untuk terus melakukan penelitian dan diskusi dengan komunitas terpercaya.

PakarPBN

A Private Blog Network (PBN) is a collection of websites that are controlled by a single individual or organization and used primarily to build backlinks to a “money site” in order to influence its ranking in search engines such as Google. The core idea behind a PBN is based on the importance of backlinks in Google’s ranking algorithm. Since Google views backlinks as signals of authority and trust, some website owners attempt to artificially create these signals through a controlled network of sites.

In a typical PBN setup, the owner acquires expired or aged domains that already have existing authority, backlinks, and history. These domains are rebuilt with new content and hosted separately, often using different IP addresses, hosting providers, themes, and ownership details to make them appear unrelated. Within the content published on these sites, links are strategically placed that point to the main website the owner wants to rank higher. By doing this, the owner attempts to pass link equity (also known as “link juice”) from the PBN sites to the target website.

The purpose of a PBN is to give the impression that the target website is naturally earning links from multiple independent sources. If done effectively, this can temporarily improve keyword rankings, increase organic visibility, and drive more traffic from search results.

Jasa Backlink

Download Anime Batch

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *