Pejabat TAUD diminta mengusut kasus Andrie Yunus dengan cepat dan tuntas
4 mins read

Pejabat TAUD diminta mengusut kasus Andrie Yunus dengan cepat dan tuntas


31 Maret 2026 03:42
.
3 menit membaca

Iklan pemilu

AXIALNEWS.id | Tim Advokasi Demokrasi atau TAUD mendesak aparat penegak hukum segera mengungkap seluruh pelaku, baik lapangan maupun intelektual, dalam kasus pelemparan air asam terhadap aktivis HAM Andrie Yunus.

Anggota TAUD Airlangga Julio menilai pengusutan kasus ini tidak memakan banyak waktu.

Karena semua buktinya jelas, semua instruksinya jelas, katanya di kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI), Jakarta, Senin, 30 Maret 2026.

Dia menyoroti relatif lamanya langkah polisi dalam mengusut kasus penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi Orang Hilang dan Korban Kekerasan (Kontras).

Menurut dia, penyidik ​​Polda Metro Jaya baru mengusut kasus ini pada 25 Maret, dua pekan setelah Andrie disiram cairan korosif.

Padahal, kata dia, banyak informasi baik resmi maupun tidak resmi yang beredar di masyarakat terkait kasus penyemprotan air asam tersebut. Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti seperti rekaman 86 kamera pengintai, wadah berisi cairan asam, dan wajah eksekutor yang dapat diidentifikasi.

Baca juga Kompolnas mengecam penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS: ancaman serius bagi demokrasi

Namun sejauh ini belum ada perkembangan yang signifikan. Harusnya hari ini atau paling lambat besok, semua pelaku di lapangan harus ditangkap dan diusut tuntas, kata Julio.

Tim investigasi independen Koalisi Masyarakat Sipil menemukan sedikitnya 16 orang diduga terlibat dalam aksi penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus. Puluhan orang tersebut memiliki peran berbeda-beda, mulai dari melacak Andrie Yunus, menyiram, hingga mengkondisikan lapangan.

Kepala Divisi Advokasi LBH Pers Gema Gita Persada menilai, polisi dengan kewenangan yang dimiliki seharusnya bisa dengan mudah mengungkap kasus penyiraman air keras ini. Polisi, kata dia, difasilitasi negara agar mempunyai sumber daya dan kekuasaan yang memadai.

Seharusnya polisi lebih maju dalam memberikan informasi yang jelas, katanya di kantor YLBHI Jakarta, Senin, 30 Maret 2026.

Baca juga Inisial tersangka pelempar asam ke aktivis KontraS berbeda dengan versi polisi dan TNI, data siapa yang akurat?

Ia menduga ada faktor non-hukum yang menghambat proses penyidikan di internal kepolisian dan menghambat penanganan kasus Andrie Yunus. Salah satu indikatornya, komunikasi antara tim pengacara Andrie dan polisi tak lagi intens seperti dulu.

Oleh karena itu, hari ini kami memutuskan untuk meminta perkembangan kasus tersebut secara resmi melalui surat permintaan perkembangan hasil penyidikan ke Direktorat Jenderal Reserse Kriminal Polda Metro Jaya, kata Gema.

Sebelumnya, Andrie Yunus disiram air keras oleh dua orang tak dikenal pada Kamis malam, 12 Maret 2026 di Jalan Salemba I Talang, Jakarta Pusat. Andrie kemudian dilarikan ke IGD RSCM pada Jumat dini hari, 13 Maret 2026, dengan keluhan luka bakar pada wajah, leher, dada, punggung, dan kedua lengan, serta gangguan penglihatan pada mata kanannya.

Laporan medis menyebutkan Andrie mengalami 24 persen luka bakar akibat terkena cairan korosif. Polisi dan TNI punya hasil berbeda dalam penyidikan terhadap terduga pelaku. Polda Metro Jaya menyebut ada dua pelaku berinisial BHC dan MAK.

Baca juga Menteri PPPA memastikan anak korban perdagangan orang di Sumatera mendapat bantuan psikologis

Sementara itu, TNI mengungkap ada empat terduga pelaku yang terlibat dalam penyerangan air asam terhadap Andrie Yunus. Keempatnya berasal dari kesatuan TNI Bais, antara lain Kapten NDP, Lettu SL, Lettu BHW, dan Sersan Dua ES.

Pusat Polisi Militer TNI mengklaim keempat terduga pelaku ditangkap pada Rabu, 18 Maret 2026. Badan Pertahanan Negara menyebut penyelidikan kasus Andrie Yunus masih berlangsung. Akibat peristiwa tersebut, Letjen Yudi Abrimantyo menyerahkan jabatan Kabag Bais.

Sumber: tempo

PakarPBN

A Private Blog Network (PBN) is a collection of websites that are controlled by a single individual or organization and used primarily to build backlinks to a “money site” in order to influence its ranking in search engines such as Google. The core idea behind a PBN is based on the importance of backlinks in Google’s ranking algorithm. Since Google views backlinks as signals of authority and trust, some website owners attempt to artificially create these signals through a controlled network of sites.

In a typical PBN setup, the owner acquires expired or aged domains that already have existing authority, backlinks, and history. These domains are rebuilt with new content and hosted separately, often using different IP addresses, hosting providers, themes, and ownership details to make them appear unrelated. Within the content published on these sites, links are strategically placed that point to the main website the owner wants to rank higher. By doing this, the owner attempts to pass link equity (also known as “link juice”) from the PBN sites to the target website.

The purpose of a PBN is to give the impression that the target website is naturally earning links from multiple independent sources. If done effectively, this can temporarily improve keyword rankings, increase organic visibility, and drive more traffic from search results.

Jasa Backlink

Download Anime Batch

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *